18 Organisasi Medis Profesional Dunia Ingatkan Dampak Iklim Global Terhadap Kesehatan Jika KTT Kopenhagen Gagal

8 tahun ago kesimpulan 0

(KeSimpulan) Sebanyak 18 organisasi medis profesional dunia mengingatkan, jika kesepakatan baru soal iklim global yang akan dilakukan oleh PBB pada bulan Desember 2009 gagal dilakukan akan membawa “bencana kesehatan global”. Tulisan mereka di The Lancet dan British Medical Journal, mendesak para dokter untuk “mengambil langkah-langkah” pada masalah iklim. Dalam editorial jurnal yang terpisah, mereka mengatakan bahwa orang-orang di negara tropis yang miskin akan menderita dampak yang terburuk.

Mereka berpendapat bahwa perubahan iklim akan memiliki manfaat lain seperti kesadarnan diet yang lebih sehat dan menjaga kebersihan udara. KTT PBB bulan Desember nanti, yang akan diselenggarakan di Kopenhagen Denmark, bertujuan untuk menyetujui perjanjian iklim global baru menggantikan Protokol Kyoto. Namun sejauh ini, pembicaraan persiapan telah diganggu oleh kurangnya kesepakatan mengenai berapa banyak tingkat pemotongan emisi gas rumah kaca dan bagaimana untuk membiayai perlindungan iklim untuk negara-negara miskin.

Ada bahaya nyata bahwa para politisi akan ragu-ragu, terutama dalam masalah ekonomi. Awal tahun 2009, The Lancet, bersama-sama dengan University College London (UCL), menerbitkan tinjauan utama tentang dampak perubahan iklim terhadap kesehatan manusia. Beberapa temuan utama adalah peningkatan suhu yang cenderung meningkat berdampak pada berbagai penyakit infeksi, mengurangi persediaan makanan dan air bersih di negara-negara berkembang, dan meningkatkan jumlah orang yang mati dari kondisi yang berhubungan dengan panas di daerah beriklim sub tropis (BBC)