Boeing dan DARPA Merancang Ulang-Alik Phantom Express

5 bulan ago kesimpulan 0
Laporan Penelitian Boeing dan DARPA Merancang Ulang-Alik Phantom Express

Laporan Penelitian ~ Boeing berkolaborasi dengan U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) akan merancang, membangun dan menguji coba spaceplane baru bernama Phantom Express. Spaceplane otonom pulang-pergi memungkinkan peluncuran satelit kecil lebih cepat dan murah dalam Experimental Spaceplane (XS-1) program.

Boeing [NYSE: BA] dan DARPA berkolaborasi untuk merancang, membangun dan menguji demonstrasi teknologi untuk Experimental Spaceplane (XS-1) program. Pengembangan spaceplane otonom untuk lepas landas, membawa dan menggelar tahap atas peluncuran satelit kecil 1.361 kg ke orbit Bumi rendah.

Boeing dan DARPA akan bersama-sama berinvestasi dalam pembangunan. Phantom Express lepas landas dan terbang menuju tepi angkasa untuk mengerahkan peluncuran roket dan kembali ke Bumi. Pendaratan di landasan pacu untuk bersiap untuk penerbangan berikutnya.

“Phantom Express dirancang untuk mengubah proses peluncuran satelit seperti yang kita kenal sekarang, menciptakan kemampuan peluncuran ruang baru dengan harga murah dan risiko lebih kecil,” kata Darryl Davis, presiden, Boeing Phantom Work.

Spaceplane didesain, dioperasikan dan perawatan menggunakan prinsip yang serupa dengan pesawat terbang modern. Mesin Aerojet Rocketdyne AR-22 adalah versi mesin utama yang beroperasi menggunakan oksigen cair dan hidrogen cair.

Phantom Express akan mendapatkan desain pesawat canggih dan perlindungan termal generasi ketiga untuk menciptakan kendaraan yang mampu terbang dengan kecepatan tinggi. Pada tahap uji coba program ini Boeing dan DARPA berencana melakukan demonstrasi 10 penerbangan selama 10 hari.