Amazon Perang Terbuka Lawan GMarket dan 11st di Korea Selatan

4 bulan ago kesimpulan 0
KeSimpulan Amazon Perang Terbuka Lawan GMarket dan 11st di Korea Selatan

KeSimpulan ~ Amazon mempersiapkan diri untuk bersaing di pasar ritel online Korea Selatan. Perusahaan e-commerce dan cloud computing bermarkas di Seattle minggu lalu merekrut 48 posisi dalam struktur. Ekspansi situs berbahasa Korea telah dilakukan dalam tahap perekrutan penjual untuk kantor di Seoul.

Langkah terbaru Amazon untuk memperluas pijakan di Korea Selatan sebagai operator layanan ritel. Amazon sebagai raksasa ritel, namun sejauh ini di Korea Selatan berfokus pada bisnis infrastruktur teknologi komputing sebagai sumber pendapatan utama.

Perusahaan memasuki pasar Korea tahun 2012 dengan mendirikan layanan cloud computing, Amazon Web Services (AWS). Sampai hari ini mereka telah memiliki klien di berbagai industri termasuk Samsung, Amore Pacific dan Nexon.

AWS menawarkan platform komputasi cloud seperti penyimpanan database dan sumber daya TI terkait. Tapi Amazon belum mengungkapkan strategi secara spesifik terkait ekspansi untuk industri ritel Korea. Perusahaan ini telah berkembang pesat di Jepang dan penjualan pada tahun 2016 naik 17,5 persen.

Kedatangan ritel Amazon memunculkan perang terbuka dengan pemain lama di kawasan ini adalah GMarket milik eBay Korea Co Ltd dan 11st milik SK Planet. Platform e-commerce Amazon menggunakan bahasa Korea, sistem ritel dan dukungan logistik yang canggih memberikan pijakan sangat kuat.

Amazon tahun ini melakukan juga mempercepat ekspansi ke sektor offline sebagai raksasa ritel dan teknologi dengan mengakuisisi Pasar Whole Foods senilai US$13,7 miliar sebagai upaya memperkuat penjualan makanan di toko fisik.