Harga Bitcoin Catat Rekor Baru Tembus US$3.108

6 bulan ago kesimpulan 0
KeSimpulan Harga Bitcoin Catat Rekor Baru Tembus US$3.108

KeSimpulan ~ Harga bitcoin naik tiga kali lipat sejak awal tahun telah melampaui US$3000 di tengah permintaan global. Harga bitcoin catat rekor baru hingga tembus US$3.108 pada hari Senin sebelum rebound ke US$2624 hari ini. Kenaikan didukung meningkatnya permintaan kripto paling populer di dunia.

Harga bitcoin mencapai US$3.108 yang belum pernah terjadi sebelumnya atau tiga kali lipat dari US $985 pada awal tahun 2017. Sementara perdagangan mata uang virtual di China meningkat lagi setelah bursa utama bitcoin di negara itu resmi memulai kembali layanan penarikan pada bulan Juni.

Volume perdagangan di China rebound ke atas 30 persen dari semua perdagangan bitcoin global pada hari Senin dari sekitar 10 persen pada akhir Mei, namun masih jauh di bawah 80 persen dari dicatatan tahun lalu. Ketidakpastian terbesar dalam industri ini adalah kemungkinan pengetatan peraturan oleh pemerintah China.

OKCoin adalah bursa bitcoin terbesar di China yang secara resmi memulai penarikan untuk para pedagang pada tanggal 31 Mei lalu. Huobi dan BTCC sebagai bursa bitcoin utama lainnya di China daratan juga mengumumkan penarikan koin akan tersedia untuk semua pengguna.

Pada bulan Februari, tiga bursa bitcoin terbesar di China itu menghentikan penarikan kripto. Pemerintah mengambil tindakan moratorium untuk meredakan pasar setelah rally harga yang belum pernah terjadi dalam sejarah sebelumnya.

Pelonggaran peraturan di China adalah salah satu faktor untuk mendorong harga mata uang digital naik di atas US$3.000, tapi harga global terutama didorong oleh permintaan dari Jepang dan Korea. Kedua negara berkontribusi besar pada kenaikan harga bitcoin yang kuat beberapa bulan terakhir.

Harga naik di atas US$2.000 untuk pertama kalinya di Jepang pada akhir Mei dan volume perdagangan negara tersebut menyumbang 50 persen dari total global. BITPoint Jepang mengumumkan akan menerima bitcoin untuk pembelian tiket dan mengizinkan pengecer Jepang lainnya untuk menerima mata uang digital.