Analisis Rekaman Foto Menangkan Perenang Perairan 5 Kilometer Melissa Gorman dalam Kejuaraan Dunia Akuatik di Roma Italia

9 tahun ago kesimpulan 0

+ Ketatnya persaingan membuat kemenangan harus ditentukan berdasarkan analisis foto
+ Ayunan terakhir Gorman catat waktu 56 menit 55,8 detik
+ Ilchenko kalah karena masih harus mengayunkan lengannya untuk sentuh finish

(kesimpulan) Rentangan tangan yang lebih panjang menentukan kemenangan atlet putri Melissa Gorman pada lomba renang perairan terbuka Kejuaraan Dunia Akuatik di Roma, Italia, pada Selasa 21 Juli 2009. Ketatnya persaingan membuat kemenangan Gorman harus ditentukan berdasarkan analisis foto pada saat menyentuh batas finis.

Dalam rekaman foto tersebut perenang Gorman (Australia) ini, mengalahkan Larisa Ilchenko (Rusia). Ayunan terakhir ini membuat Gorman mencatat waktu 56 menit 55,8 detik dalam menempuh jarak 5 kilometer dan berhak atas medali emas. Sedangkan Ilchenko (Rusia) yang kalah karena masih harus mengayunkan lengannya saat lengan Gorman telah menyentuh finis.

Foto dipasang di dalam air tepat di area garis finish, sehingga setiap perenang yang akan menyentuh finish akan melintas di atasnya. Penggunaan foto dan rekaman video sudah biasa digunakan di kejuaran renang ruang tertutup yang melombakan nomor jarak dekat. Namun analisis penentuan pemenang dengan menggunakan foto untuk lomba di perairan terbuka (laut), baru kali ini. Lomba-lomba sebelumnya tidak membutuhkan foto karena memiliki rentang jarak antar perenang relatif panjang.

Sementara itu, medali perunggu untuk lomba yang diadakan di pelabuhan Ostia ini diberikan kepada perenang Brasil, Poliana Okimoto. Kemenangan Gorman di kejuaraan dunia ini adalah yang pertama baginya. Ia mengaku selalu memimpikan mendapat medali emas di kejuaraan internasional.

Gorman, perenang berusia 23 tahun, harus menunggu beberapa menit untuk memastikan kemenangannya karena panitia harus melihat tayang ulang saat-saat menjelang finis. Kegembiraan Gorman bertambah karena dia berhasil mengalahkan Ilchenko yang menguasai renang perairan terbuka dalam lima tahun terakhir.

Ilchenko pertama kali juara pada kejuaran renang terbuka dunia 5 km di Dubai 2004, pada saat itu Ilchenko baru berusia 16 tahun, Ilchenko memenangi berbagai kejuaraan, termasuk medali emas 10 km Olimpiade Beijing. Ilchenko juga dijadikan perenang idola oleh Gorman. “Rasanya sangat menakjubkan ketika saya bisa mengalahkan dia,” komentar Gorman.

Setelah kalah dari Gorman di nomor 5 km, Ilchenko akan fokus pada nomor 10 km. “Saya pikir saya memenangi perlombaan tadi. Saya merasa kuat, tetapi ternyata Gorman unggul,” kata Ilchenko. Saat lomba dimulai, Ilchenko dan rekannya sesama Rusia, Ekatarina Seliverstova, berada di barisan depan. Memasuki setengah perjalanan, peserta yang terdiri dari 42 perenang itu terbagi dua. Sekitar 1 km menjelang finis, lima perenang memimpin di barisan depan, termasuk Gorman dan Ilchenko yang akhirnya bersaing memperebutkan medali emas sejak beberapa ratus meter sebelum finis.

Di nomor 5 km putra, perenang Jerman, Thomas Lurz, meraih emas untuk ketiga kalinya berturut-turut. Lurz, yang menempuh jarak tersebut dalam waktu 56 menit 27 detik, unggul atas Spyridon Gianniotis (Yunani) yang meraih perak dan Chad Ho (Afrika Selatan) meraih medali perunggu.

Berdasarkan jadwal di situs kejuaraan, lomba renang perairan terbuka 5 km ini seharusnya diselenggarakan pada hari Minggu 19 Juli 2009. Namun, lomba ditunda karena terjadi badai. Dari renang indah kategori duet teknik, Anastasia Davydova dan Svetlana Romashina mempersembahkan emas bagi Rusia, mengalahkan pasangan Spanyol dan China. Emas ini menggeser posisi China ke urutan kedua perolehan medali di bawah Rusia (Kompas, Ditentukan Foto Finish, Rabu 22 Juli 2009)


Iklan