Badan Pusat Statistik atau BPS Laporkan Jumlah Penduduk Miskin 32,53 Juta Jiwa

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data angka kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan dari 34,98 juta jiwa pada Maret 2008 menjadi 32,53 juta orang pada Maret 2009, atau turun 2,43 juta jiwa. Turunnya jumlah penduduk miskin dimungkinkan karena berbagai upaya pemerintah yang dilakukan untuk mengurangi tekanan terhadap daya beli masyarakat sudah terasa hingga masyarakat level bawah.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, A Rizal Ahnaf mengungkapkan bahwa pada periode Maret 2008 sampai Maret 2009 telah terjadi pengurangan penduduk miskin di daerah pedesaan sebesar 1,57 juta orang, sementara di daerah perkotaan berkurang 0,86 juta orang.

Penghitungan angka kemiskinan tersebut didasarkan atas garis kemiskinan yaitu pendapatan per kapita Rp.200.262 setiap bulan atau naik dari sebelumnya Rp 182.636 per kapita setiap bulan. Garis kemiskinan merupakan total nilai pengeluaran per kapita untuk memenuhi kebutuhan dasar. Kebutuhan dasar ditetapkan dengan memperhitungkan total pengeluaran untuk memenuhi 2.100 kalori per bulan setiap orang, yang antara lain mencakup 52 jenis makanan.

Penurunan jumlah penduduk miskin karena adanya peningkatan upah riil harian buruh tani dan bangunan. Sedangkan laju inflasi umum pada Maret 2008 sampai Maret 2009 mencapai 7,92 persen. Inflasi beras rata-rata 7,8 persen, lebih rendah dari inflasi umum. Upah rill harian buruh tani naik 13,22 persen dan bangunan 10,61 persen. Selain itu, pertumbuhan ekonomi 4,4 persen dan konsumsi rumah tangga yang masih mendominasi pertumbuhan dengan angka 5,8 persen menjadi faktor pendorong turunnya jumlah penduduk miskin.

BPS melaporkan bahwa faktor utama penyebab kemiskinan adalah kemampuan penduduk dalam menyediakan makanan. Faktor makanan berkontribusi 73,57 persen pada daya beli penduduk miskin. Akibatnya, ketika harga besar stabil, garis kemiskinan pun tidak bergerak signifikan (Kompas, ”Penduduk Miskin 32,5 Juta Orang”, Kamis 2 juni 2009).

Iklan