Bagus Budi Pranoto Buron Terorisme Mabes Polri Pernah Mengajar Bahasa Arab di Pondok Pesantren Nurul Huda, Desa Karangreja, Kutasari

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) Bagus Budi Pranoto, salah seorang buron Mabes Polri yang diduga terlibat pengeboman di Mega Kuningan, ternyata pernah mengajar di Pondok Pesantren Nurul Huda, Desa Karangreja, Kutasari. Pemimpin Ponpes Nurul Huda Ali Mubarok, Jumat 21 Agustus 2009 mengatakan bahwa memang benar, Bagus Budi Pranoto pernah mengajar di pondok pesantren itu, tapi, hanya setengah tahun. Setelah itu, pihaknya tidak tahu-menahu kegiatannya. Mubarok menyatakan kaget melihat Bagus ditetapkan sebagai DPO di televisi.

Bagus mengajar bahasa Arab di ponpes tersebut sekitar 1999. Namun, pihak ponpes merasa kurang cocok pada sikap Bagus yang keras dan bertemperamen tinggi. Dia bahkan sering terlibat konflik dengan guru serta pengasuh lainnya. Karena itu, dia dikeluarkan secara halus dari ponpes. Saat mengajar di ponpes tersebut, Bagus tak menunjukkan gerak-gerik mencurigakan atau terlibat jarinan teroris (Jawa Pos, Dana Teroris Terlacak di 13 Bank, Sabtu 22 Agustus 2009)

Iklan