India Luncurkan Kapal Selam Nuklir Buatan Sendiri INS Arihant yang Mampu Melaju 24 knot

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) India kini sudah menyejajarkan diri dengan negara-negara maju yang mampu membikin kapal selam nuklir. Pada hari Minggu 26 Juli 2009, negeri berpenduduk terbesar kedua di dunia itu meluncurkan kapal selam nuklir bekekuatan 85 megawatt. Dengan Daya sebesar itu, kapal bernama INS Arihant (penghancur musuh) tersebut mampu melaju 24 knot (44 km/jam) saat menyelam. Perdana Menteri India Manmohan Singh mengatakan bahwa peluncuran kapal berteknologi tinggi ini sebagai tonggak bersejarah. Namun, India menyatakan tidak bermaksud mengancam pihak mana pun dan sama sekali tidak punya tujuan agresif,

Hingga kini, baru Amerika Serikat (AS), Rusia, Prancis, Inggris, dan Tiongkok yang mampu membikin kapal selam nuklir. Kapal selam berbobot 6.000 ton dan panjang 112 meter itu merupakan unit pertama di antara lima kapal yang direncanakan. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat lima unit kapal selam itu USD2,9 miliar (sekitar Rp29 triliun).

Menurut pejabat pertahanan India, kapal selam tersebut dipersenjatai sejumlah torpedo dan rudal balistik, serta bisa mengangkut 954 awak. Sebelum resmi bertugas pada tahun 2015, kapal itu masih menjalani serangkaian uji coba. Militer India hingga kini mempunyai 16 kapal selam bertenaga diesel. Namun, kapal selam buatan Rusia dan Jerman itu sudah uzur, rata-rata berumur 25-40 tahun. Selain itu, India menyewa sebuah kapal selam nuklir buatan Rusia. Negara bekas pecahan Uni Soviet itu pula yang memberikan bantuan teknis pembuatan kapal selam nuklir. India juga telah meneken kontrak senilai 2,4 miliar euro (sekitar Rp33,6 triliun) untuk pembelian enam kapal selam Scorpene buatan Prancis-Spanyol.

Rahul Bedi, analis pertahanan dari Jane’s Defense Weekly, mengatakan bahwa kapal selam itu membuat India mampu meluncurkan rudal nuklir dari darat, permukaan laut, dalam laut, dan udara. Peluncuran kapal selam itu, berpotensi memanaskan perang dingin India-Pakistan. Entah sengaja atau tidak, India memperkenalkan kapal selam itu bertepatan dengan peringatan ke-10 konflik berdarah Kargil dengan musuh lamanya, Pakistan. Pada 1999, dua negara tersebut berselisih soal Kashmir, salah satu wilayah India yang mayoritas muslim. Waktu itu lebih dari 1.100 orang tewas. Sebagian besar korban tewas adalah tentara India dan Pakistan (Jawa Pos, India Luncurkan Kapal Selam Pertama, Senin 7 Juli 2009)

Iklan