Kanker Usus Besar pada Kaum Muda Naik 1,5 hingga 1,6 persen per tahun

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) Kanker usus besar menjadi penyebab kematian terbesar di dunia Barat. Menurut riset yang dilakukan peneliti dari American Cancer Society yang dipimpin oleh Rebecca L Siegel dan dimuat dalam Cancer Epidemiology Biomarkers and Prevention, jumlah kanker kolon secara umum menurun di AS sejak pertengahan tahun 1980-an, yaitu 2,2 hingga 2,8 persen per tahun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya diagnostik atau deteksi dini, pada individu yang berusia 50 tahun ke atas, sehingga dilakukan tindakan cepat sebelum stadium lanjut.

Namun, kasus ini naik pada dewasa muda di bawah 50 tahun, yang tidak mendapat rekomendasi pemeriksaan rutin. Kenaikannya 1,5 hingga 1,6 persen per tahun, bahkan lebih tinggi pada kelompok usia muda, 20 sampai 29 tahun, yaitu 5,2 hingga 5,6 persen per tahun. Kenaikan tersebut berkaitan dengan peningkatan kasus obesitas, perubahan pola makan.

Diketahui antara akhir 1970-an hingga medio 1990-an konsumsi makanan cepat saji yang umumnya berupa daging ”merah” di AS meningkat lima kali lipat pada anak-anak dan tiga kali pada dewasa. Tingginya konsumsi daging merah ini dibarengi dengan berkurangnya minum susu atau konsumsi kalsium. Padahal, asupan kalsium diketahui memberi efek perlindungan terhadap kanker. (Kompas, “ Kanker Usus Besar Terbanyak pada Kaum Muda,” Jumat 19 Juni 2009).

Iklan