Kelelawar Laut Dari Kabupaten Gunung Kidul Semakin Diminati

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) Kelelawar laut yang menghuni goa-goa di tepi pantai selatan Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, semakin diminati oleh masyarakat. Selain disajikan dalam bentuk makanan matang di warung, kelelawar laut juga dijual pedagang keliling. Pada umumnya, konsumen memanfaatkan daging kelelawar laut untuk mengobati penyakit, seperti asma, darah tinggi, gangguan hati, diabetes, dan sakit pinggang menahun.

Permintaan akan kelelawar, terutama untuk obat telah merambah hingga ke luar Pulau Jawa. Selain disajikan dalam bentuk makanan matang di warung, kelelawar laut juga dijual pedagang keliling. Seorang pemilik warung yang menjual kelelawar laut di Dusun Panggang I, Desa Giriharjo, Kecamatan Panggang, Gunung Kidul mengatakan bahwa salah satu pelanggan warungnya adalah tabib dari Sumatera hingga Kalimantan.

Menjual menjual kelelawar laut merupakan tradisi keluarga yang sudah berjalan selarna tiga generasi. Permintaan kelelawar laut terus meningkat setiap tahun. Warung yang menjual kelelawar laut yang telah dimasak mencapai 30-100 ekor per hari dengan harga Rp.4.000 per ekor.

Pencarian kelelawar laut biasanya menggunakan alat berupa jaring atau pancing sebagai perangkap yang diletakkan di mulut goa. Ketersediaan kelelawar laut sangat bergantung pada kondisi permukaan air laut. Kelelawar laut sulit ditangkap ketika kondisi laut sedang pasang naik. Seorang penangkap bisa menangkap 300 kelelawar laut per hari. Untuk pengiriman ke luar Pulau Jawa, kelelawar laut biasanya diolah dalam bentuk abon daging kelelawar. (Kompas, ”Kelelawar Laut Semakin Diminati”, Rabu 1 Juli 2009)

Iklan