Kementerian Negara Riset dan Teknologi (Ristek) Siapkan Peta Titik Rawan di Indonesia

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) Pemerintah melalui Kementerian Negara Riset dan Teknologi tengah membuat peta titik rawan bencana di Indonesia. Peta itu akan menunjukkan ancaman bencana di berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Staf Ahli Kementerian Negara Riset dan Teknologi (Ristek), Richard Menko, Selasa 21 Juli 2009, mengatakan, peta rawan bencana tersebut juga diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Selama ini, ancaman bencana seolah-olah hanya tsunami. Padahal, masih ada bencana lain, seperti longsor, banjir, dan gempa bumi. Setiap daerah mempunyai potensi bencana masing-masing. Potensi inilah yang tengah dipetakan.

Pembuatan peta daerah rawan bencana tersebut dimulai pada tahun 2009. Namun, Kementerian Negara Riset dan Teknologi (Ristek) tidak dapat memberi kepastian kapan pembuatan peta selesai. Selain Kementerian Negara Ristek, sejumlah pihak juga dilibatkan dalam membuat peta rawan bencana tersebut, karena membutuhkan beragam aspek. Pembuatan peta, antara lain, melibatkan Departemen Dalam Negeri serta pemerintah daerah masing-masing karena mereka dianggap yang paling mengenal daerah.

Peta rawan bencana tersebut, diharapkan bisa menjadi peringatan dini bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Dengan melihat peta, penduduk di suatu daerah bisa mengantisipasi kemungkinan bencana. Dengan adanya peta rawan bencana itu, salah satu langkah yang bisa diambil masyarakat di daerah rawan bencana adalah mengurangi risiko bencana yang mungkin terjadi.

Apalagi, sejumlah bencana juga dipicu tingkah laku manusia yang cenderung merusak alam. Ada bencana yang terjadi karena tingkah laku manusia. Longsor, misalnya, disebabkan struktur tanah labil serta kerusakan alam juga. Kondisi serupa terjadi pada banjir. Khusus untuk antisipasi bencana tsunami, sejumlah alat peringatan dini telah dipasang di lokasi rawan bencana, seperti di sepanjang pantai barat Sumatera dan pantai selatan Jawa. (Kompas, Ristek Siapkan Peta Titik Rawan di Indonesia, Rabu 22 Juli 2009)

Iklan