Komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Buruh

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) Peraturan mengenai standar upah yang didasarkan pada pencapaian Kebutuhan Hidup Layak (KHL) pada Agustus 2005 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. Peraturan tersebut menggantikan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengenai standar upah berdasarkan komponen Kebutuhan Hidup Minimum (KHM) yang diputuskan pada Mei 1995.

Substansi peraturan baru tersebut secara eksplisit menetapkan, metode penetapan upah buruh yang didasarkan pada KHM tidak akan digunakan lagi karena menekan kesejahteraan para buruh. Sebagai gantinya, pemerintah menetapkan metode penetapan berdasarkan KHL yang diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan buruh. Pemerintah sendiri telah menyiapkan tujuh komponen dari 46 barang dan jasa yang menjadi parameter kehidupan layak.

Survei barang dan jasa tersebut dilakukan di tiap kabupaten/kota dan hasilnya berupa ukuran nominal uang yang selayaknya diterima para buruh. Di Jawa Tengah penetapan besaran UMK selain mendasarkan pada tujuh komponen KHL, gubernur juga mempertimbangkan kondisi pasar kerja, iklim usaha, industri yang paling marjinal serta saran dan pertimbangan dari dewan pengupahan provinsi atau kabupaten/kota.

Makanan dan Minuman:

Beras, daging, ikan segar, telur ayam, tempe/tahu, minuman susu bubuk, gula pasir, minyak goreng, sayuran, buah-buahan setara pisang/pepaya, karbohidrat lain
setara tepung terigu, teh/kopi, dan bumbu-bumbuan.

Sandang:

Celana panjang/rok, kemeja lengan pendek/blus, kaus oblong/BH, celana dalam, sarung/kain panjang, sepatu, sandal jepit, handuk, perlengkapan ibadah.

Perumahan:

Sewa kamar sederhana, dipan/tempat tidur, kasur dan bantal, seprei dan sarung bantal, meja dan kursi, lemari pakaian, sapu, perlengkapan makan, ceret aluminium, wajan aluminium, sendok masak, kompor minyak tanah, minyak tanah, ember plastik, listrik, bola lampu pijar/neon, air bersih, sabun cuci

Pendidikan:

Bacaan/radio

Kesehatan:

Pasta gigi, sabun mandi, sikat gigi, sampo, pembalut/alat cukur, obat anti nyamuk, dan potong rambut.

Transportasi:

Transport kerja dengan angkutan umum

Rekreasi dan Tabungan:

Rekreasi di daerah sekitar dan tabungan sebesar dua persen dari total biaya komponen

Iklan