KPU Kota Magelang Gugat Caleg DPC PPP Kota Magelang Khaenudin

9 tahun ago kesimpulan 0

+ Caleg DPC PPP Kota Magelang Khaenudin gugat KPU Rp.1 triliun
+ KPU dan DPC PPP balik gugat Khaenudin Rp.2 triliun
+ Nama Khaenudin menjadi Khoirudin dianggap penyebab kekalahan

(kesimpulan) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang tidak mau dipermalukan terkait adanya gugatan kepada pihaknya oleh mantan calon anggota legislatif dari PPP Khaenudin. Setelah digugat Rp1 triliun oleh Khaenudin, pihak KPU melayangkan gugatan balik dua kali lebih besar yaitu senilai Rp2 triliun. Gugatan balik tersebut, dipilih oleh KPU setelah upaya mediasi dengan Khaenudin dan DPC PPP Kota Magelang dianggap gagal. Proses hukum antara dua pihak yang bersengketa ini terus berlanjut.

Gugatan balik oleh KPU Kota Magelang disampaikan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Magelang pada Jumat 17 Juli 2009. Agenda sidang yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Dwi Prasetyanto adalah jawaban Ketua KPU selaku pihak maupun pengurus DPC PPP. Dalam jawaban tersebut, kuasa hukum tergugat, terdiri dari Janu Iswanto SH, HM Saji SH, dan Aji Sasongko SH sekaligus menyampaikan gugatan rekonpensi terhadap mantan caleg PPP yang gagal menjadi wakil rakyat dalam pileg 2009 itu.

Janu Iswanto menerangkan gugatan yang dilakukan oleh Khaenudin dianggap telah mencemarkan nama baik kliennya. Akibatnya reputasi ketua KPU dan ketua DPC PPP menjadi terhina dan terserang kehormatannya. Untuk itu, Khaenudin harus membayar ganti rugi immaterial sebesar Rp2 triliun, dengan rincian Rp1 triliun untuk Ketua KPU dan Rp1 triliun untuk Ketua DPC PPP. Juga menghukum tergugat rekonpensi (Khaenudin) untuk membayar uang paksa (dwangson) sebesar Rp2 juta per hari. Apabila, yang bersangkutan lalai melaksanakan putusan.

Pihak pengugat tidak mengubah nama seperti yang dituduhkan. Tapi, yang dilakukan pihaknya sudah sesuai nama yang tercantum dalam kartu tanda anggota (KTA) maupun dalam visi dan misi yang disampaikan saat menjadi caleg. Di dokumen DPC PPP, namanya Khoirudin, bukan Khaenudin. Jadi apa yang dilakukan oleh KPU, dianggap tidak menyimpang berdasar dokumen yang ada. Selain itu, juga mengajukan sita jaminan atas tanah dan bangunan milik Khaenudin yang terletak di Kampung Ngembik Lor No.944 RT 03/RW 01, Kelurahan Kramat Selatan, Magelang Utara.

Kasus sengketa antara Khaenudin dengan KPU dan pengurus DPC PPP Kota Magelang berawal dari gugatan perdata Khaenudin yang merasa dirugikan atas perubahan nama dirinya menjadi Khoirudin yang tercetak dalam kartu suara pileg Kota Magelang. Akibatnya, dia gagal menjadi wakil rakyat. Yang bersangkutan kemudian menggugat mereka untuk membayar ganti rugi sebesar Rp1 triliun. (Radar Semarang, KPU Gugat Khaenudin Rp 2 Triliun, Sabtu 18 Juli 2009)

Iklan