Kristal Spin Ice Magnet Listrik

10 tahun ago kesimpulan 0

(KeSimpulan) Para peneliti telah menemukan magnet listrik yaitu magnet tunggal yang dapat memproduksi dan berinteraksi selayaknya listrik. Suatu karya yang pertama menggunakan monopoles magnetik yang ada pada kristal khusus yang dikenal sebagai spin ice.

Penemuan yang dipublikasikan di jurnal Nature, tim peneliti menunjukkan bahwa monopoles berkumpul untuk membentuk sebuah “magnet arus” seperti listrik. Fenomena, yang dijuluki “magnetricity”, dapat digunakan dalam penyimpan yang bersifat magnetis. Monopoles magnet pertama kali diperkirakan ada lebih dari satu abad yang lalu, sebagai analog yang sempurna untuk muatan listrik. Meskipun ada muatan listik proton dan elektron yang positif dan negatif, tidak ada partikel dalam keberadaan yang membawa muatan magnetik. Sebaliknya, setiap magnet memiliki kutub “utara” dan “selatan”.

Pada September 2009, dua kelompok penelitian independen melaporkan adanya monopoles, “partikel” yang membawa muatan magnetik secara keseluruhan, pada kristal spin ice. Kristal ini terdiri dari atom-atom bermuatan piramida, atau ion, diatur sedemikian rupa sehingga ketika didinginkan pada temperatur yang sangat rendah.

Sekarang salah satu tim telah menunjukkan bahwa “kuasi-partikel” muatan magnetik dapat bergerak bersama, membentuk sebuah arus magnetik seperti arus listrik yang dibentuk dengan memindahkan elektron. Mereka melakukannya dengan menggunakan partikel sub-atom yang disebut muons, diciptakan di Science and Technology Facilities Council’s (STFC) ISIS neutron, Oxford.

Tim, yang dipimpin oleh Stephen Bramwell, dari London Centre for Nanotechnology, implan ini memutar muons ke spin ice untuk menunjukkan bagaimana monopoles magnet bergerak di sekitarnya. Mereka menunjukkan bahwa ketika putaran spin ice ditempatkan dalam medan magnet, monopoles menumpuk di satu sisi, seperti elektron akan menumpuk bila ditempatkan dalam medan listrik. Profesor Bramwell mengatakan: “Kita tidak akan melihat bola lampu magnetik atau hal-hal seperti itu”.

Tetapi dengan rekayasa bahan-bahan spin ice untuk memodifikasi cara monopoles bergerak, bahan-bahan yang mungkin di masa depan digunakan menjadi “memori magnetik”, suatu perangkat penyimpanan atau spintronics, kajian yang dapat meningkatkan daya komputasi masa depan (bbc)

Iklan