Laut Wadden dan Pegunungan Dolomities Masuk World Heritage Culture UNESCO

9 tahun ago kesimpulan 0

+ Total 890 situs warisan dunia tersebar di 148 negara pada tahun 2009
+ Laut Wadden dan Pegunungan Dolomites masuk, Dresden Elbe Valley keluar
+ Di Indonesia telah ada tujuh

(kesimpulan) Daftar Warisan Dunia Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) bertambah panjang dengan masuknya 2 warisan alam dunia dan 11 situs warisan budaya dunia. Dengan demikian, total terdapat 890 situs warisan dunia yang tersebar di 148 negara pada tahun 2009. Adapun satu situs keluar dari daftar, yakni Dresden Elbe Valley di Jerman. Situs tersebut dipindahkan dari daftar warisan budaya dunia karena terdapat pembangunan barru di situs tersebut. Situs-situs yang ditambahkan ke dalam daftar warisan dunia tersebut, seperti diumumkan UNESCO melalui situs resmi http://whc.unesco.org, adalah:
2 Warisan Alam:

  1. Laut Wadden (Jerman)
  2. Pegunungan Dolomites (Italia)

11 warisan budaya:

  1. Rumah Stoclet (Belgia)
  2. Runtuhan Loropeni (Burkina Faso)
  3. Pusat Kota Bersejarah Cidade Velha (Cape Verde)
  4. Gunung Suci Wutai (China)
  5. Sistem Hidrolik Bersejarah Shushtar (Iran)
  6. Pegunungan Suci Sulamain (Kirgistan)
  7. Kota Suci Caral-Supe (Peru)
  8. Makam Kerajaan Dinasti Joseon (Korea)
  9. Menara Hercules (Spanyol)
  10. La Chaux-de-Fond (Swisterland)
  11. Akuaduk dan Kanal Pontcysyllte (Inggris).

Di Indonesia terdapat tujuh situs yang telah masuk daftar tersebut, yaitu: Borobudur, Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Lorentz, Candi Prambanan, Sangiran, hutan tropis Sumatera, dan Taman Nasional Ujung Kulon. Tahun 2009, tidak ada tambahan situs dari Indonesia.

Penambahan situs-situs tersebut diputuskan dalam pertemuan Komite World Heritage Culture Ke-33 yang dipimpin oleh Maria Jesus San Segundo, Ambassador and Permanent Delegates of Spain untuk UNESCO. Sidang komite itu selesai akhir Juni 2009. Dengan masuk daftar sebagai warisan budaya dan alam dunia, masyarakat internasional akan membantu pelestarian situs itu. Terdapat pula kemungkinan mendapatkan bantuan biaya perawatan rutin. Penetapan tersebut juga mengangkat citra dan promosi pariwisata secara internasional. Penetapan sebagai warisan dunia memiliki kriteria tertentu, antara lain terkait isi, makna, proses, dampak, dan segi keindahan situs yang akan dijadikan warisan dunia tersebut. (Kompas, 13 Situs Masuk Daftar UNESCO, Senin 13 Juli 2009)

Iklan