Mahkota Patung Lady Liberty Dibuka Kembali Semenjak Ditutup Saat Peristiwa Serangan Teroris 11 September 2001

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) Bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Amerika Serikat (AS) 4 Juli 2009, selubung yang sudah sekitar delapan tahun terakhir ini menutup mahkota Lady Liberty dibuka kembali. Kini, pemandangan indah Kota. Manhattan bisa kembali disaksikan dari bagian tertinggi monumen nasional Negeri Paman Sam itu.

Dibukanya kembali mahkota Lady Liberty menunjukkan keseriusan pemerintah memulihkan keamanan nasional. Memperlihatkan kembali mahkota patung pemberian Prancis tersebut bukan sekadar menggairahkan kembali kunjungan wisata ke Pulau Liberty, namun juga melambangkan keberanian dan nasionalisme AS, terutama dalam menghadapi ancaman teror.

Bagian mahkota ikon New York City yang bisa menampung sekitar 30 orang tersebut pada tanggal 11 September 2001 disambar pesawat teroris Al-Qaidah. Pada hari yang lama, teroris juga menabrakkan dua pesawat ke gedung kembar World Trade Center dan mengakibatkan tewasnya sekitar 3.000 orang.

Dari 25 jendela di mahkota Lady Liberty, wisatawan bisa dengan leluasa memandang ke seluruh penjuru Kota Manhattan, Jembatan Verrazano Narrows dan Samudera Atlantik, juga Pelabuhan New York yang menjadi lokasi berdirinya patung perempuan membawa obor itu. Lebar masing-masing jendela itu berkisar 46 cm.

Tragedi 11 September 2001 atau 9/11 tidak akan selamanya menyita keamanan dan kebanggaan masyarakat AS. Setiap tahun, jutaan wisatawan berkunjung ke Pulau Liberty, tempat berdirinya patung kolosal berlapis tembaga tersebut. Pada tahun 2008, kunjungan ke pulau di pelabuhan New York tersebut tercatat tiga juta wisatawan. Namun, setelah dibuka kembali, kunjungan ke Lady Liberty hanya dibatasi 240 orang tiap hari. Jika dulu tiap rombongan terdiri atas 30 orang, kini tiap rombongan maksimal hanya 10 orang. Prosedur berkunjungnya pun menjadi lebih rumit dan ketat, tidak lagi mengantri di tempat, tapi pesan jauh-jauh hari.



Iklan