Omzet Waralaba Rp 4,1 Triliun Per Bulan

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) Pertumbuhan usaha dengan sistem waralaba di Indonesia sangat pesat. Setiap tahun mencapai tiga persen. Menteri Perdagangan (Mendag), Mari Elka Pangestu, mengatakan selain peningkatan jumlah gerai maupun jenis waralaba, omzet di sektor usaha ini terus meningkat, hingga saat ini mencapai Rp 4,1 triliun per bulan.

Kondisi tersebut, akan semakin mendorong minat pengusaha pemula maupun perusahaan waralaba untuk terus mengembangkan konsepnya di Indonesia. Pemerintah telah berupaya untuk mendorong pelebaran pasar di tingkat regional maupun internsional, salah satunya melalui Peraturan Pemerintah No.42/2007 dan Permendag No.31/M-DAG/PER/8/2008, sebagai dorongan pertumbuhan, pembinaan serta pengawasan waralaba asing dan nasional. Hingga bulan Juni 2009, jumlah gerai waralaba di Indonesia mencapai 42.900 gerai dan telah menyerap 819.200 tenaga kerja.

Hal ini dianggap penting karena waralaba sebagai alternatif usaha telah terbukti memberikan kontribusi bagi perekonomian, khususnya dari segi penyerapan tenaga kerja, peluang kesempatan kerja serta mempercepat proses alih teknologi. Bisnis waralaba menjadi alternatif usaha di tengah masa krisis ekonomi dunia, di samping usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bahkan, laporan terakhir menyebutkan waralaba lokal terus bisa menyaingi dominasi waralaba asing.

Ke depan perlu diupayakan pengembangan usaha dan akses pasar untuk distribusi produk secara efisien. Di samping akses pasar domestik, juga akses ke pasar internasional. Waralaba lokal yang telah melebarkan sayap ke mancanegara diantaranya Es Teller 77 dan Auto Bridal yang telah memiliki jaringan usaha di Malaysia. Waralaba merupakan salah satu alternatif bisnis bagi perusahaan untuk mengembangkan kegiatan usaha melalui pengembangan akses pasar untuk mendistribusikan produk secara efektif dan efisien.

Departemen Perdagangan juga mencatat dalam periode yang sama telah terdata 1.010 usaha waralaba di seluruh Indonesia dengan komposisi waralaba asing sebanyak 260 unit usaha dan lokal sebanyak 750 unit usaha. Usaha waralaba di masa mendatang akan semakin banyak diminati karena memberikan banyak manfaat dari sisi pemberi dan penerima serta membuka lapangan kerja di Indonesia.

Data waralaba di Indonesia:

  1. 42.900 gerai
  2. 810.200 tenaga kerja
  3. 750 waralaba lokal
  4. 260 waralaba asing
  5. Rp.4,1 triliun omzet per bulan.


(Republika, “Omzet Waralaba Rp.4,1 Triliun”, Sabtu 20 Juni 2009: Jawa Pos, ”Omzet Waralaba Rp4,1 T Per Bulan”, Sabtu 20 Juni 2009).

Iklan