Partisipasi Masyarakat Terhadap Kelestarian hutan Mangrove di Kawasan Segara Anakan Kabupaten Cilacap

10 tahun ago kesimpulan 0
(kesimpulan) Keberadaan hutan mangrove di kawasan pesisir dan muara sungai merupakan suatu ekosistem yang tidak terpisahkan dan saling berinteraksi. Kerusakan ekosistem pada umumnya terjadi sebagai akibat dari aktivitas manusia yang memanfaatkan tanpa memperhatikan kemampuan dan daya dukung kelestarian lingkungan. Badan Pengelola Kawasan Segara Anakan (BPKSA) dalam mengelola hutan mangrove didasarkan pada PERDA No.17 tahun 2001. Keberhasilan pengelolaan tidak akan terlepas dari peran masyarakat di wilayah tersebut oleh karena itu langkah-langkah prioritas yaitu penyadaran kepada masyarakat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kuantitatif kerapatan pohon jika dikaitkan dengan perbedaannya antar lokasi yaitu tepi timur dan tepi barat di muara Sungai Donan, mengetahui deskripsi kuantitatif partisipasi masyarakat jika dikaitkan dengan perbedaan sosial ekonomi, dan mengetahui deskripsi kualitatif hubungan partisipasi masyarakat dan kerapatan pohon di hutan mangrove di Segara Anakan.

Aspek yang diukur dalam penelitian ini yaitu aspek biologi dan aspek masyarakat. Lokasi untuk memperoleh data aspek biologi yaitu kerapatan pohon mangrove dilakukan di sepanjang muara Sungai Donan yang terbagi menjadi 20 blok lokasi. Lokasi di di sisi timur yang berbatasan dengan kota industri Cilacap sebanyak 10 blok dan sisi timur yang yang jauh dari lokasi indutri sebanyak 10 blok. Kedua data kerapatan tersebut dilakukan uji statistik untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kerapatan mangrove. Data aspek masyarakat didasarkan pada sumber kuesioner untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan secara rata-rata partisipasi masyarakat pada lokasi penelitian yang dibagi menjadi tiga variabel yaitu pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan.

Berdasarkan hasil analisis statistik Mann-Whitney untuk menguji hipotesis diketahui bahwa nilai Z untuk kerapatan sebesar -2,243 (p0,05), artinya partisipasi masyarakat terhadap kelestarian hutan mangrove di Segara Anakan yang didasarkan pada tingkat pendidikan tidak menunjukkan adanya perbedaan rata-rata. Nilai Chi-Square untuk pekerjaan sebesar 16,203 (p0,05), sehingga dinyatakan bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan partisipasi masyarakat di antara tingkat pendapatannya.

Iklan