Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) di Jawa Tengah Diminta Ditertibkan

9 tahun ago kesimpulan 0

+ Di Jateng ada 530 Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS)
+ Hanya ada 18 PPTKIS, lainnya dianggap tidak resmi/ilegal
+ Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) minta PPTKIS ditertibkan

(kesimpulan) Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) Jawa Tengah meminta pemerintah mengecek ulang keberadaan 530 Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) di wilayah Jawa Tengah. Ketua Asosiasi PJTKI Jawa Tengah, Endro Dwi Cahyono, di Semarang Selasa 21 Juli 2009 mengatakan bahwa Harus dicek ulang untuk ditertibkan agar pengiriman tenaga kerja tidak semrawut seperti sekarang ini.

Selama ini keberadaan perusahaan penyalur tenaga kerja ada yang legal dan ilegal. Akibatnya, TKI yang seharusnya berangkat lewat jalur resmi jadi ilegal karena yang mengirim perusahaan ilegal. Tindakan tersebut membuat citra PJTKI semakin buruk karena dianggap hanya mengejar keuntungan. Apalagi kalau tenaga kerja itu terkena masalah.

Rata-rata, PPTKIS merupakan cabang yang berpusat di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Medan. Padahal di Jawa Tengah sendiri sebenarnya ada 18 PPTKIS. Penertiban bertujuan terutama PPTKIS cabang dari provinsi lain, sudah mendesak dilakukan agar pengiriman TKI terlaksana dengan baik. Selain itu, jumlah PPTKIS yang terlalu banyak menyebabkan persaingan proses rekrutmen semakin tidak sehat.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penempatan TKI Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah, Bambang Prayitno, menyatakan bahwa sejauh ini belum berencana mengecek ulang keberadaan PPTKIS tersebut. Namun, meminta PPTKIS dari luar Jawa Tengah agar segera mendirikan kantor cabang di Jawa Tengah, agar koordinasi dan pertanggungjawabannya mudah.

Selama ini, Dinas Tenaga Kerja Jawa Tengah telah berkali-kali memberi penyuluhan kepada berbagai aparat teknis dan nonteknis, agar perusahaan jasa tenaga kerja melakukan kewajibannya, yakni mengurus tenaga kerja, dari pemberangkatan, penempatan, pemberian asuransi, hingga pemulangan (Koran Tempo, Banyak Penyalur Tenaga Kerja Ilegal, Rabu 22 Juli 2009).

Jumlah Tenaga Kerja Asal Jawa Tengah (2008/orang)

Malaysia = 12.942
Singapura = 4.467
Hong Kong = 3.619
Arab Saudi = 3.078
Taiwan = 623
Abu Dhabi = 366
Oman = 89
Kuwait = 82
Qatar = 57
Negara lainnya = 603