Pengaruh Komponen Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Pertumbuhan laba Masa Mendatang Pada Perusahaan Sektor Perbankan Di Bursa Efek Jakarta

10 tahun ago kesimpulan 0
(kesimpulan) Kinerja yang baik suatu bank diharapkan mampu meraih kembali kepercayaan masyarakat terhadap bank itu sendiri atau sistem perbankan secara keseluruhan. Pada sisi lain kinerja bank dapat pula dijadikan sebagai tolok ukur kesehatan bank tersebut. Secara intuitif dapat dikatakan bahwa bank yang sehat akan mendapat dukungan dan kepercayaan dari masyarakat serta mampu menghasilkan laba yang optimal. Di Indonesia penggunaan CAMEL sebagai indikator penilaian kesehatan bank tertuang dalam Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No. 26/23/KEP/DIR tanggal 29 Mei 1993 tentang Tatacara Penilaian Tingkat Kesehatan Bank (BI, 1993).

Informasi mengenai laba tidak saja ingin diketahui oleh manajer tetapi juga investor dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. Laba periode tertentu bersama-sama dengan informasi keuangan lainnya kemudian dievaluasi perkembangannya untuk dibandingkan dengan data sebelumnya. Bagi investor, informasi laba di masa depan bisa mempengaruhi keputusan investasi mereka. Sedangkan bagi pihak manajemen, prediksi laba satu tahun ke depan merupakan bagian dari rencana bisnis tahunan perusahaan. Pada saat ini penggunaan alat analisis Capital, Assets, dan Liquidity telah digunakan untuk menilai kinerja, mengukur tingkat kesehatan serta peringkat bank. Dengan asumsi bahwa bank yang sehat dapat menghasilkan laba yang optimal, unsur-unsur dalam alat analisis perlu diuji pengaruhnya terhadap perolehan laba serta kemampuannya dalam memprediksikan keuntungan/laba yang dapat diperoleh sebuah perusahaan bank.

Penelitian ini akan mencoba mengungkap secara khusus pengaruh rasio keuangan berdasarkan alat analisis Capital, Assets (rasio kredit), Assets (rasio aktiva produktif), dan Liquidity terhadap pertumbuhan laba serta kemampuan rasio keuangan dalam memprediksi keuntungan/laba 19 bank yang listing di Bursa Efek Jakarta pada kurun waktu Tahun 2000 sampai dengan Tahun 2004. Analisis data menggunakan analisis regresi diketahui bahwa keempat rasio keuangan tersebut baik secara partial maupun simultan memiliki pengaruh yang signifikan.

Iklan