Pengaruh Merk Harga dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Bumbu Penyedap Pada Tahun 2008

9 tahun ago kesimpulan 0
(kesimpulan) Harga, merk, dan promosi produk menduduki arti penting dalam kegiatan pemasaran. Hal ini dipandang sebagai suatu strategi yang tidak dapat dikesampingkan, karena dalam dunia bisnis yang sudah maju, para pengusaha bersaing dengan menekankan pada persaingan merk, harga, dan promosi. Betapapun berkualitasnya suatu produk, bila konsumen belum pernah mendengarnya dan tidak yakin bahwa produk itu akan berguna bagi mereka, maka mereka tidak akan pernah membelinya. Supaya merk suatu produk dikenal secara luas oleh konsumen maka perlu sekiranya penjual melakukan kegiatan pemasaran yang lain yaitu promosi produk atau merk. Pada hakekatnya promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Komunikasi untuk mempengaruhi, dan mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya, agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang bersangkutan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh merk, harga, dan promosi secara partial terhadap keputusan pembelian bumbu penyedap. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan pada umumnya dan bidang manajemen pemasaran pada khususnya.

Populasi yang di gunakan penelitian ini adalah konsumen pembeli bumbu penyedap, sampel diambil dari lima desa yang dijadikan populasi dengan alasan bahwa karena masing-masing kelurahan tersebut memiliki karakterisrik atau ciri tertentu yang membedakan dengan kalurahan lain. Dari perhitungan di atas dapat diketahui sampel sebanyak 96 respnden. Dalam penelitian peneliti membulatkan sampel menjadi 100 responden. Penentuan jumlah sampel untuk tiap-tiap desa ditentukan berdasarkan perhitungan proporsional jumlah KK yang ada. Indikator dari merk adalah merk harus mudah dikenal dan diingat oleh konsumennya, merk membawa keyakinan sesuai yang diharapkan dari konsumen, dan merk dapat untuk membandingkan kualitas barang dengan merk lain. Indikator harga adalah dapat Harga harus terjangkau oleh daya beli atau kemampuan konsumen, harga harus memiliki daya saing dengan harga produk lain yang sejenis, dan kesesuaian antara harga dengan kualitas. Indikator dari promosi adalah aktivitas pemberian hadiah atau sampel produk kepada konsumen, aktivitas kontak langsung antara produsen dengan konsumen, serta kualitas dan kuantitas penyampaian pesan dalam penayangan iklan di media promosi. Indikator keputusan pembelian adalah rutinitas responden dalam melakukan pembelian, kualitas yang diperoleh dari suatu keputusan pembelian, dan komitmen responden untuk tidak akan menganti keputusan yang sudah biasa di beli dengan merk produk lain.

Dari analisis data diperoleh bahwa dimensi tersebut secara partial maupun simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien regresi Merk sebesar 0,354, harga sebesar -0,296, dan promosi sebesar 0,343. Analisis determinasi sebesar 0,637 atau sebesar 63,7%.

Iklan