Pengaruh Promotion Mix Deterjen WOW Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen

10 tahun ago kesimpulan 0
(kesimpulan) Strategi untuk menarik konsumen menjadi perhatian tersendiri bagi produsen karena semakin banyaknya produk yang dipasarkan membuat konsumen lebih leluasa menentukan produk yang akan di beli. Supaya lebih menarik perhatian konsumen yang di harapkan, maka perlu adanya promosi yang baik karena di pandang sebagai sarana yang paling tepat untuk memperkenalkan suatu produk kepada konsumen dengan memperlihatkan suatu cara mendapatkan informasi yang akurat guna menanamkan kepercayaan akan pemakaian produk.

PT. Sinar Ancol Indonesia memproduksi deterjen wow dalam bentuk serbuk, Perusahaan ini mempunyai pesaing yang memproduksi produk yang sama. Melihat kondisi yang demikian, maka perusahaan harus menetukan strategi bersaing dalam menghadapi persaingan guna keberhasilan perusahaan. Dalam menentukan dan melaksanakan strategi bersaing di perlukan langkah yang dinamis.

Penelitian ini untuk mengetahui sejauhmana pengaruh promotion mix yang dilakukan perusahaan deterjen wow untuk memperkenalkan produk yaitu pengaruh sales promotion, personal selling, dan advertising terhadap keputusan pembelian. Sales promotion dijabarkan pada dua indikator yaitu aktivitas pembagian hadiah dan aktivitas pembagian sampel produk, personal selling dengan dua indikator yaitu kualitas kontak personal antara Sales Promotion Girl (SPG) dengan konsumen dan kuantitas kontak personal antara Sales Promotion Girl (SPG) dengan konsumen, advertising yaitu kualitas penyampaian pesan dalam iklan dan kuantitas penyampaian pesan dalam iklan, sedangkan keputusan pembelian yaitu rutinitas responden dalam melakukan pembelian dan Komitmen responden untuk tidak akan menganti deterjen WOW yang sudah biasa di beli dengan produk lain.

Berdasarkan analisis regresi yang diperoleh dari persebaran kuesioner pada 100 responden koefisien determinasi (R ) sebesar 0,644. Nilai t hitung Sales Promotion sebesar 4,300 (α = 0,000), Personal Selling sebesar 2,938 (α = 0,024), dan Advertising sebesar 2,742 (α = 0,027). Sedangkan nilai F hitung sebesar 57,774 (α = 0,000) memberikan kesimpulan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga dimensi bauran pemasaran di atas baik secara partial maupun bersama-sama berpengaruh terhadap besarnya Keputusan Pembelian.

Hasil analisis tersebut dapat dijadikan sebagai bahan masukan yang dapat dimanfaatkan antara lain Produsen, Perusahaan Distributor, dan Penjual sebagai indikator untuk meningkatkan pengaruh dan peranannya dalam meningkatkan penjualan. Selain itu juga manajemen, sebagai alat ukur efesiensi dan hasil kerja yang diraih serta bahan pertimbangan dalam menentukan berbagai kebijakan operasional dalam mengelola daya pemasaran yang dimilikinya, serta masyarakat luas, bahwa kegiatan promosi merupakan alat untuk mendapatkan informasi, penilaian, dan dasar pertimbangan dalam memutuskan pembelian.

Iklan