Perdebatan Status Kewarganegaraan Presiden AS Barack Obama Tentang Akta Tempat Kelahiran

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) Dinas Kesehatan Hawaii berusaha menghentikan aliran isu tentang keaslian akta kelahiran Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama. Pada hari Selasa 28 Juli 2009, dinas tersebut menegaskan bahwa mantan senator Illinois tersebut benar-benar terlahir di Honolulu, ibu kota kepulauan Hawaii yang terletak di Pasifik itu.

Direktur Komunikasi Departemen Kesehatan Hawai Dr. Chiyome Fukino, mengatakan bahwa setelah melihat data rekaman vital asli yang disimpan dan dipelihara oleh Departemen Kesehatan Hawaii untuk memeriksa bahwa Barack Hussein Obama terlahir di Hawai, dan secara alami (Obama memang) terlahir sebagai warga negara Amerika. Namun, Fukino menolak mengelaborasi lebih lanjut pernyataannya tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan lebih jauh untuk menambahkan pernyataan atau mengenai pernyataan sebelumnya (mengenai orisinalitas akta kelahiran Obama) pada Oktober 2008.

Pada 31 Oktober 2008 lalu, Fukino sempat merilis pernyataan serupa. Tapi, belakangan dia didesak berbagai pihak untuk kembali membahas soal itu seining besarnya perhatian media terhadap keaslian akta kelahiran politikus Partai Demokrat tersebut. Fukino memang semakin membatasi diri untuk mengeluarkan pernyataan lebih lanjut terkait segala hal yang berhubungan dengan akta kelahiran Obama. Dia juga menolak permintaan berbagai pihak untuk mendapatkan copy akta kelahiran Presiden AS pertama yang berkulit hitam itu. Negara Bagian Hawaii memang membatasi pengeluaran sertifikat kelahiran. Khususnya, bagi siapapun yang tidak berkepentingan.

Departemen Kesehatan Hawaii memang kebanjiran pertanyaan dan permintaan, baik dari perseorangan atau pun beberapa stasiun berita televisi nasional. Mereka menanyakan dan meminta bukti bahwa Obama memang terlahir di Hawaii. Isu soal akta itu menjadi ramai karena berdasarkan konstitusi AS, presiden Negeri Paman Sam itu harus kelahiran AS. Jadi, jika Obama, yang berayah warga Kenya dan beribu warga AS, terbukti tidak lahir di wilayah negeri adidaya itu, kepresidenannya bisa dianulir.

Isu tersebut mulai bergulir ketika seorang petugas pencatat akta kelahiran menyatakan akta kelahiran Obama yang disahkan 8 Agustus 1961 tersebut palsu. Obama juga diduga terlahir di luar kawasan Amerika Serikat, yaitu di Kenya, negara asal sang ayah, Barack Hussein Obama Snr. Kabar miring terus menjalar dengan cepat di berbagai blog internet dan kemudian muncul di berita nasional dan internasional. Bahkan, sebagian kalangan Partai Republik menantang Obama ke pengadilan.

Namun, Kongres AS sepertinya sudah bulat menerima kalau Obama adalah warga asli AS yang terlahir di Honolulu. Sikap itu terlihat dalam statement yang mereka keluarkan saat perayaan HUT Negara Bagian Hawaii ke-50 pada Senin 27 Juli 2009. Bagian dari statement itu berbunyi, “Tempat di mana Presiden AS ke-44 Barack Obama terlahir pada 4 Agustus 1961 pukul 7.24.” Isu akta ini sudah ramai diperdebatkan jauh sebelum Obama menduduki posisi nomer satu di AS. Pihak oposisi juga tidak segan-segan menyerangnya. Dalam sebuah klip video yang diunduh dari YouTube, seorang Republikan mengejek kewarganegaraan Obama.

Beberapa stasiun televisi juga berlomba-lomba memberitakannya. Di antaranya sebuah talk show yang dipandu oleh musuh Obama, Rush Limbaugh, dan program serupa di CNN dengan host, Lou Dobbs. Yang menjadi sponsor kedua acara tersebut adalah sepuluh anggota kongres dari Partai Republik. Kedua cara tersebut meminta adanya pembuktian salinan sertifikat akta kelahiran asli Obama. (Jawa Pos, Pastikan Obama Kelahiran Hawaii, Rabu 29 Juli 2009)