Rahang Bawah Raptil Raja di Laut Pliosaurus ditemukan di Pesisir Inggris

10 tahun ago kesimpulan 0

(KeSimpulan) Tengkorak pliosaur, raksasa di laut, telah ditemukan di pesisir Britain’s Jurassic Coast. Tengkorak dengan panjang 7.8ft (2,4 meter) yang hidup pada 150 juta tahun yang lalu, termasuk salah satu pliosaurus terbesar yang pernah ditemukan. Pliosaurus memiliki panjang total bisa mencapai 52.48ft (16 meter).

Fosil rahang bawah dan tengkorak atas ini, ditemukan oleh seorang kolektor lokal dan telah dibeli oleh Dorset County Council seharga £20.000. Dana itu merupakan hibah dari Heritage Lottery Fund. Fosil temuan akan dianalisis secara ilmiah sebelum dipajang untuk publik di Dorset County Museum. Pliosaurus merupakan Plesiosaurus namun berleher pendek, sekelompok reptil raksasa yang mendominasi lautan selama periode Jurassic dan Cretaceous. Mereka memiliki rahang sangat kuat dengan set gigi besar dan tajam.

Richard Forrest, seorang paleontolog dan ahli Plesiosaurus mengatakan bahwa T-Rex hanyalah “kucing” jika dibandingkan dengan pliosaurus. “Salah satu hal yang sangat jelas dari spesimen ini adalah seberapa kuat binatang ini. Jika kita melihat pada rahang bawah ini adalah titik di mana otot-otot menggigit,” kata Forrest. “Ini seperti mesin pemotong yang sangat kuat. Seekor T-Rex akan lumpuh dalam sekali serangan. Dibandingkan dengan binatang ini, T-Rex seperti anak kucing.”

David Martill, seorang paleontolog dari University of Portsmouth, menyebut makhluk ini sebagai monster. “Mereka memiliki otot-otot besar pada leher, dan Anda akan membayangkan saat mereka menyerang,” kata Martill. Sisa-sisa fosil pliosaur yang ditemukan sebelumnya sangat besar, dijuluki Predator X, digali pada tahun 2008 di Svalbard, sebuah pulau di wilayah Norwegia dekat Kutub Utara. Pengukuran dari rahang dan analisis dari gigi menyatakan bahwa gigitan memiliki kekuatan hingga 11 kali dibanding Tyranosaurus rex.

Richard Edmonds, manajer ilmu bumi di Dorset County Council for the Jurassic Coast mengatakan, “Fosil-fosil yang terperangkap dan terkubur keluar ke pantai. Mereka menghabiskan empat tahun hari demi hari, dan sebagai hasilnya menemukan fosil ini.” (telegraph/bbc)

Iklan