Rentetetan Terorisme di Indonesia

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan)

1 Agustus 2000
12.30 WIB. Kediaman Duta Besar Filipina, Jakarta. Korban: 2 orang tewas, 21 orang luka-luka, termasuk Duta Besar Filipina Leonides T Caday. Sebuah bom dari bahan TNT meledak dari sebuah mobil yang diparkir dan meluluhlantakkan bangunan dalam radius 300 m dan guncangannya terasa hingga radius 2-3 km.

13 September 2000
15.20 WIB. Gedung Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia). Korban: 10 orang tewas, 90 orang luka-luka. Sebuah ledakan dahsyat bom “high explosive” berkode RDX yang dipasang dalam sebuah mobil di lantai parkir P2.

24 Desember 2000
16.30 – 22.00 WIB. Bekasi, Sukabumi, Bandung, Mojokerto, Mataram, Pematang Siantar, Medan, Batam, dan Pekanbaru. Korban: 16 orang tewas, 96 orang luka-luka. Serangkaian ledakan bom terjadi pada malam Natal saat umat Kristian melakukan kebaktian

12 Oktober 2002
23.15 Wita. Jl. Legian Kuta dan Konsulat AS di Denpasar, Bali. Korban: 202 orang mayoritas WNA tewas, 300 orang luka-luka. Tiga ledakan born mengguncang Bali. Diskotek Sari Club, Diskotek Paddy’s, Gedung Panin Bank habis terbakar. Pelaku adalah komplotan Amrozi, Imam Samudra, Muchlas, dkk. Sudah dihukum mati.

5 Desember 2002
18.50 Wita, Kantor Konjen Filipino di Manado, Sulut. Sebuah bom rakitan berdaya ledak tinggi meledak dan terdengar hingga radius sekitar 1,5 km.

5 Desember 2002
18.30 Wita, Restoran McDonald’s, Makassar, Sulawesi Selatan Korban: 3 orang tewas, 11 orang luka-luka. Sebuah bom rakitan yang dibungkus wadah pelat baja meledak saat puluhan pengunjung memadati tempat itu untuk buka puasa dan makan malam.

27 April 2003
06.27 WIB, Terminal 2F, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten Korban: 3 orang tewas, 11 orang luka-luka. Bom berkekuatan rendah yang diletakkan di bawah bangku di depan Trias Cafe meledak.

5 Agustus 2003
12.45 WIB, Hotel JW Marriott, Jakarta Korban: 11 orang tewas, 152 orang luka-luka. Sebuah bom bunuh diri dengan kekuatan “high explosive” menghancurkan sebagian Hotel JW Marriott dan gedung Restoran Syailendra.

10 Januari 2004
4 orang tewas karena ledakan bom di Kafe Karaoke di Palopo Sulawesi

9 September 2004
10.25 WIB, Kawasan Kedutaan Besar Australia, Jakarta Korban: 6 orang tewas, 168 orang luka-luka. Sebuah ledakan basar di Jalan Rasuna Said merusak beberapa gedung di sekitarnya, seperti Menara Plaza 89, Menara Grasia, dan Gedung BNI.

13 November 2004
Ledakan dekat kantor polisi di Poso, Sulawesi. 5 orang tewas.

28 Mei 2004
Dua Bom meledak di Pasar Sentral, Tentena, Poso. Menewaskan 22 orang.

1 Oktober 2005
20.00 Wita, RAJA’s Bar and Restaurant, Kuta Square, daerah Pantai Kuta dan di Nyoman Cafe, Jimbaran, Bali. Korban: 13 WNI dan 9 WNA tewas, 107 orang luka-luka. Dua buah bom bunuh diri dengan daya ledak tinggi meledak di dua tempat yang berjarak 500m.

17 Juli 2009
07.47 dan 07.57 WIB, Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton Jakarta Korban: 8 orang tewas, 53 orang luka-luka. Ledakan terjadi di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, menyebabkan kaca-kaca “coffee shop” pecah.

Iklan