Replikasi DNA: RNA dan Peran Penting FLASH

10 tahun ago kesimpulan 0

(KeSimpulan) Sebuah studi dari University of North Carolina di Chapel Hill telah mengidentifikasi pemain kunci dalam proses molekul yang penting untuk replikasi DNA di dalam sel.

Penemuan baru menyoroti protein yang disebut FLASH, memainkan peran dalam apoptosis atau sel mati. Apoptosis adalah respons biokimia normal yang terjadi ketika sel yang rusak diperbaiki setelah infeksi virus atau akumulasi mutasi yang dapat menyebabkan proliferasi sel yang tidak terkendali atau kanker. Apoptosis juga penting untuk embrio berkembang melalui kematian sel secara selektif, yang memungkinkan diferensiasi yang tepat struktur fisik, seperti jari tangan dan kaki. Menurut peneliti senior Zbigniew Dominski, Ph.D., associate professor biokimia dan biofisika di UNC, penelitian baru menunjukkan bahwa FLASH juga dibutuhkan untuk sintesis yang tepat pada RNA yang memunculkan protein histon.

Histon adalah komponen kromatin protein dan bertindak sebagai jalur yang memungkinkan pengemasan DNA menjadi suatu bentuk kental yang sesuai di dalam inti sel. Seperti DNA berinteraksi dengan metabolisme dan dengan sinyal dari dalam sel, protein ini membantu mengatur ekspresi gen. “Studi kami menunjukkan untuk pertama kalinya ada hubungan potensial antara proses-proses pembentukan mRNA histon dan apoptosis. FLASH sangat penting untuk produksi histon pada RNA,.” kata Dominski seperti dikutip untuk sciencedaily. Penelitian ini dipublikasikan pada edisi 23 Oktober jurnal Molecular Cell.

Dominski meneliti dengan sistem laboratorium dalam tabung tes yang biasanya terjadi di dalam sel ketika FLASH berpartisipasi untuk pembelahan biokimia untuk kematangan mRNA histon. Ini kemungkinan terjadi ketika FLASH ditambahkan atau dihapus. “Kita akan bisa mencari tahu secara persis bagaimana FLASH memulihkan fungsi protein histon dalam menghasilkan mRNA, sehingga asam amino kemungkinan besar mengendalikan proses-proses lain dalam sel, termasuk apoptosis dan replikasi DNA,” kata Dominski. Penelitian ini didanai oleh National Institute of General and Medical Sciences, suatu komisi National Institutes of Health.

Iklan