Tokyo Menjadi Kota Temahal Di Dunia Tahun 2009

9 tahun ago kesimpulan 0

(kesimpulan) Sejumlah kota di Asia Pasifik dan Timur Tengah mencatatkan kenaikan biaya hidup akibat terjadinya gejolak kurs mata uang. Daftar 10 kota dengan biaya hidup termahal di dunia pada tahun 2009 didominasi oleh kota-kota di Asia. Hasil survei tahunan biaya hidup yang dilakukan oleh Mercer LLC terhadap 143 kota dengan New York sebagai standar pengukuran.

Seiring menguatnya kurs yen, Tokyo menempati peringkat pertama kota termahal di dunia. Moskow yang sejak 2006 mendapat predikat tersebut, saat ini merupakan kota nomor tiga termahal. Adapun peringkat kedua ditempati Osaka. Gejolak kurs juga menyebabkan London, yang sejak 2001 selalu masuk daftar 10 kota termahal dunia, terdepak ke peringkat 16.

Banyak mata uang, termasuk euro dan pounds melemah secara signifikan terhadap dolar AS. Hal itu menyebabkan banyak kota di Eropa turun peringkat. Tahun tahun 2008, kurs poundsterling terhadap dolar AS anjlok hingga 18%. Sebaliknya, kurs yen terhadap greenback melonjak 12%.

New York merupakan satu-satunya kota di AS yang masuk daftar 10 kota termahal dunia. Peringkat kota dengan julukan ‘Big Apple’ tersebut naik dari 22 menjadi 8. Daftar 10 kota termahal di dunia diramaikan juga oleh Beijing yang naik dari peringkat 20 ke 9. Satu peringkat di bawah ibu kota RRC itu adalah Singapura, yang sebelumnya menempati peringkat 13. Adapun Hong Kong yang semula peringkat 6 menjadi peringkat 5.

Jenewa menjadi kota keempat termahal sedunia. Zurich menempati peringkat 6 dan Copenhagen peringkat 7. Dari wilayah Timur Tengah, penetapan kurs dinar terhadap dolar AS mendorong naik peringkat Dubai dari 52 ke 20. Abu Dhabi melonjak dari peringkat 65 ke 26. Sebaliknya Tel Aviv, yang sempat menjadi kota termahal di Timur Tengah, turun dari peringkat 14 ke 17. (Media Indonesia, “Kota-Kota di Asia dan Timur Tengah Makin Mahal”, Rabu 8 Juli 2009)

Berikut Peringkat 10 Kota Termahal di Dunia:

  1. Tokyo, Jepang
  2. Osaka, Jepang
  3. Moskow, Rusia
  4. Jenewa, Swiss
  5. Hong Kong
  6. Zurich, Swiss
  7. Copenhagen, Denmark
  8. New York City, Amerika Serikat
  9. Beijing, China
  10. Singapura

Survei biaya hidup pada 143 kota di dunia berdasarkan basis penghitungan indeks biaya hidup yang berisi 200 indikator seperti perumahan, makanan, transportasi, dan hiburan. Survei bermanfaat salah satunya untuk menentukan kompensasi ekspatriat yang dipekerjakan perusahaan multinasional dan pemerintah.